Fuel saver on Daihatsu Xenia 1.3L 2010

DESKRIPSI:

 

Salah satu keunggulan yang jarang dimiliki oleh mobil lain selain Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza adalah fasilitas Reset ECU.
Fasilitas ini memungkinkan pengguna untuk berganti-ganti bahan bakarnya dari yang memiliki oktan rendah ke oktan tinggi atau sebaliknya.
Pada Produk Pertamina,seperti : Premium hanya memiliki oktan 88, Pertamax 92 dan Pertamax Plus 95.
Gas Hydrogen pada HHO memiliki oktan lebih dari 130 sehingga dalam penggunaannya pada mesin kendaraan yang berbahan bakar bensin memerlukan penyesuaian pada sistem timing pengapiannya agar bisa mendapatkan penghematan yang tinggi.
Berbeda pada mesin Diesel yang menggunakan sistem kompresi dalam pembakaran bahan bakarnya yang tidak memerlukan pengapian busi, penggunaan suplemen HHO sangat meringankan kerja mesin karena sebelum ruang bakar tercapai tingkat tekanan yang sangat tinggi maka campuran bahan bakar,udara dan HHO sudah meledak duluan, hal ini terbukti pada mobil-mobil diesel yang lama, hadirnya suplemen HHO membuat mesin mudah di starter bahkan bisa tidak memerlukan pemanas lagi.
Pada mesin mobil yang menggunakan sistem injeksi bahan bakar yang lebih modern pengaturannya dikelola oleh ECU (Electronic Control Unit) melalui beberapa sensor yang menempel pada mesin.   ECU mampu mengatur mulai dari sistem pengapian, bahan bakar, udara,coolant ,boost controller hingga speed limiter seperti yang terdapat pada mobil-mobil Jepang yang dibatasi hingga kecepatan 180 km/jam saja.
Pada mobil-mobil yang menggunakan suplemen HHO, hubungannya dengan ECU tidak bisa dipisahkan karena berhubungan langsung dengan sensor-sensornya, terutama pada sistem pengapian,BBM dan udara.
Untuk itu remapping ECU sangat diperlukan sekali untuk mendapatkan performa terbaik dan efisiensi yang tinggi.  Meskipun pemasangan HHO Generator (Pembangkit bahan bakar air) yang menghasilkan gas HHO dapat dipastikan mesin kendaraan semakin bertenaga apapun BBM nya, namun jika tanpa dibarengi dengan remapping ECU maka tidak akan mendapatkan keuntungan dari penghematannya, kalaupun ada paling-paling hanya sekitar 20% saja.
Selain remapping ECU yang menggunakan Chip dan software khusus, penanganan ECU juga bisa dilakukan dengan cara memanipulasi pada sensor-sensor antara lain pada: Sensor Oksigen,sensor MAP dan atau sensor MAF.  Ketiga sensor itu berkolaborasi untuk menentukan banyaknya BBM dan udara yang selanjutnya dilaporkan ke ECU untuk ditindak lanjuti.
Alat elektronik yang dapat memanipulasi ECU melalui sensor Oksigen dan sensor MAP  antara lain adalah EFI Enhancer yang sanggup membesarkan dan mengecilkan suara mesin hingga terdengar halus (langsam), bahkan bisa mematikan mesin melalui alat ini.
Selain itu EFI Enhancer (EFIE) juga  dapat mendeteksi secara riil melalui sensor Oksigen yang terpasang menempel pada knalpot, apakah campuran BBM dan udaranya itu terlalu kaya (RICH) sehingga boros, normal (IDEAL) atau miskin (LEAN) sehingga bisa sangat irit. 
Jika tanpa HHO putarlah potensio pada posisi tengah (IDEAL) agar kendaraan bisa lebih irit dan jangan pada posisi LEAN (lebih dari setengah putaran) karena yang akan terjadi adalah bukannya irit tapi malah tambah boros karena mesin kekurangan tenaga.
Jika hybrid HHO maka pilihan yang paling tepat adalah LEAN karena miskinnya BBM itu tergantikan oleh gas Hidrogen yang mampu menambah tenaga mesin dengan oktan yang sangat tinggi.
Itu semua bisa terjadi jika ECU pada mobil bisa direset dengan cara melepas kepala terminal negatif aki selama 30 menit atau dengan cara melepas sejenak (10 detik)  fuse 15 Ampere pada box sekring yang ada tulisan RESET atau EFI.
EFI Enhancer sangat cocok dipasang pada mobil: Toyota Avanza, Rush, Daihatsu Xenia, Terios, Luxio,GranMax.
Dan pada mobil bikinan Jepang yang lain mulai tahun 2007 karena teknologi sensor O2 rata-rata mulai disematkan pada tahun tersebut, seperti: Toyota Kijang Innova, Toyota Vios dll.
_________________________________________________________________
 
One of the benefits that are rarely other than a car owned by Daihatsu Xenia and Toyota Avanza is ECU Reset facility.
This facility allows the user to switch from fuel that has a low octane to high octane or vice versa.
At Pertamina Products, such as: Premium only has 88 octane, 92 Pertamax and Pertamax Plus 95.
HHO Hydrogen Gas on having more than 130 octane, so its use on the engine gasoline vehicles that require an adjustment in ignition timing system in order to obtain a high savings.
Diesel engines differ in the use of compression in a combustion system that requires no fuel ignition spark plug, use of supplements greatly lighten the work of the engine HHO because the level achieved prior to combustion chamber pressure is very high then the mixture of fuel, air and HHO has exploded first, this proved on diesel cars are old, the presence of supplements HHO makes the engine easier in the starter may not even need the heater again.
On a car engine that uses fuel injection system that is more modern settings are managed by the ECU (Electronic Control Unit) via a sensor attached to the machine. ECU can set the start of the ignition system, fuel, air, coolant, boost controller to speed limiter as well as on Japanese cars are limited to a speed of 180 km / hour.
On cars that use HHO supplement, to do with the ECU can not be separated because it deals directly with the sensors, especially the ignition system, fuel and air.
For that ECU remapping is required once to get the best performance and high efficiency. Although the installation of HHO Generator (Generator water fuel) which produces HHO gas can be sure any engine-powered vehicles more fuel it, but if not accompanied by remapping the ECU will not benefit from the savings, if any, at most, only about 20% only.
In addition to using ECU remapping chip and special software, handling the ECU can also be done by manipulating the sensors, among others, in: Oxygen Sensor, and the MAP sensor or MAF sensor. These three sensors that collaborate to determine the amount of fuel and air are then reported to the ECU to be followed up.
Electronic device that can manipulate the ECU via the oxygen sensor and MAP sensor include EFI Enhancer is able to raise and turn the engine until it smooth (slow), can even turn off the engine via this tool.
Besides EFI Enhancer (EFIE) can also be detected in real terms through the oxygen sensor attached to the exhaust installed, whether the fuel and air mixture is too rich (RICH) so wasteful, normal (IDEAL) or poor (LEAN) so that it can be very economical.
If no HHO potensio rotate at the center position (IDEAL) so that vehicles can be more efficient and do not in the position of LEAN (more than half a round) because that will happen is not economical but instead add lavishly because of a shortage of machines.
If a hybrid HHO the most appropriate choice because of poor fuel LEAN was replaced by hydrogen gas that is able to increase the power of the engine with a very high octane.
It all could happen if the ECU on the car can be reset by disconnecting the negative battery terminal head for 30 minutes or by disconnecting a minute (10 seconds) 15 ampere fuse in the fuse box that says RESET or EFI cars like the Toyota Avanza, Rush, Daihatsu Xenia, Terios, Luxio and GranMax.

 

jokoenergy.com