HHO on Chevrolet SPIN 1.5L 2013

Published on Jun 10, 2017

Description:

The "Joko Energy Indonesia" fuel saver in Chevrolet SPIN 1.5L 2013 uses an HHO reactor that decomposes water (H2O) into HHO or OxyHydrogen gas.
Hydrogen gas to raise the octane to make the fuel more qualified so that the engine is more powerful, enough gasoline content premium88 or pertalite90 then it will be at least equivalent with pertamax plus octane gas hydrogen is very high> 130.
Oxygen gas is used to perfect the internal combustion engine so that the engine is not crusted (Cleaning Engine).
Each combustion takes oxygen, even if the engine already gets oxygen from the air but as we all know that the oxygen content in the air is only about 20% and almost 80% is nitrogen.
This is what distinguishes between HHO with other fuel savers that in fact can cause carbon crust on the engine so the oil quickly get dirty and can make the machine quickly wear out.

This fuel is also equipped with Electronic Fuel Injection Enhancer (EFIE) which serves to make the gasoline and air mixture from the factory setting AFR = 14.7 to AFR = 18.
This means the initial setting = 1L gasoline mixed with 14.7L air converted into 18L air so more efficient gasoline and very environmentally friendly.
This can be proved by means of emission test that shows the value of:
HC = 0.1% means that almost all gasoline is burned out
CO = 0.00% means no toxic gas
Lambda> 1.2 means more fuel efficient
AFR (Air Fuel Ratio) = 17-18

TEKS BHS INDONESIA:

Penghemat bbm "Joko Energy Indonesia" pada mobil Chevrolet SPIN 1.5L 2013 ini menggunakan reaktor HHO yang menguraikan air (H2O) menjadi gas HHO atau OxyHydrogen.
Gas Hidrogen untuk menaikan oktan agar bbm lebih berkualitas sehingga mesin kendaraan lebih bertenaga, cukup isi bensin premium88 atau pertalite90 maka minimal akan setara dengan pertamax plus karena oktan gas hydrogen sangat tinggi > 130.
Gas Oksigen digunakan untuk menyempurnakan pembakaran internal mesin sehingga mesin tidak berkerak (Cleaning Engine).
Setiap pembakaran butuh oksigen, meskipun mesin sudah mendapatkan oksigen dari udara tapi seperti yang kita ketahui bersama bahwa kandungan oksigen diudara hanya sekitar 20% dan hampir 80% adalah Nitrogen.
Inilah yang membedakan antara HHO dengan penghemat bbm lain yang pada kenyataannya bisa menimbulkan kerak karbon pada mesin sehingga oli cepat kotor dan bisa membuat mesin cepat aus.

Penghemat bbm ini juga dilengkapi dengan Electronic Fuel Injection Enhancer (EFIE) yang berfungsi untuk membuat campuran bensin dan udara dari setingan pabrik AFR=14,7 menjadi AFR=18.
Artinya setingan awal= 1L bensin dicampur dengan 14,7L udara dirubah menjadi 18L udara sehingga lebih hemat bensin dan sangat ramah lingkungan.
Hal ini bisa dibuktikan dengan cara uji emisi yang menunjukan nilai:
HC=0,1% artinya hampir semua bensin terbakar habis
CO=0,00% artinya tidak mengandung gas beracun
Lambda > 1,2 artinya lebih hemat bbm
AFR (Air Fuel Ratio) = 17-18

 

jokoenergy.com